[Review Buku] IKIGAI, Sebuah Buku Tentang Pola Hidup Sehat dan Bahagia Orang Jepang
IKIGAI merupakan sebuah buku fiksi yang cukup direkomendasikan untuk semua orang dewasa. Khususnya untuk orang-orang yang ingin bahagia. Karena dalam buku ini kebahagiaan dibuktikan bukan dengan jalan kemegahan. Kekayaan dan jabatan bukan tolak ukur seseorang bahagia.
![]() |
| Dokumen Pribadi |
Orang Jepang percaya, bahwa setiap orang memiliki IKIGAI-nya sendiri, nyakni alasan kita hidup di dunia. Jadi, mereka memiliki semangat yang besar dalam hidup. Sehingga mereka bisa mencapai hidup lebih lama dan lebih bahagia.
1. Identitas Buku
Judul buku : IKIGAI
Penulis : Hector Graci dan Francesc Miralles
Tahun terbit : 2019
Diterjemahkan : Krisnadi Yuliawan
Didistribusikan : Rene Turis Indonesia
Halaman :211
2. Sinopsis Buku
IKIGAI ditulis berdasarkan pengalaman penulis dalam menjelajahi Jepang. Keduanyapun berhasil menemukan rahasia yang selama ini dilakukan oleh orang-orang Jepang untuk tetap hidup lebih lama dan bahagia. Terutama ketika mereka sampai ke kota Okinawa. Di sana praktek hidup sehat benar-benar dijalankan oleh semua penduduk.
Buku ini terdiri dari 12 chapter.
Pada prolog, dibahas bagaimana latarbelakang buku ikigai hadir. Apa itu Ikigai? Ikigai adalah berbahagia dengan tetap menyibukkan diri. Ikigai menjelaskan bahwa orang Jepang tetap hidup hingga usia 100 tahun. Dan mereka bahagia. Tidak mengalami penderitaan seperti orang-orang pada umumnya ketika tua. Tujuan buku ini adalah untuk memberikan mengupas rahasia Centenarian Jepang dan memberikan cara untuk menemukan IKIGAI.
Pada bab pertama ; Seni tetap muda saat menua. Cukup menjadi semacam pertanyaan besar. Di Jepang mereka tidak melakukan olahraga dan diet. Tapi, mereka tetap bergerak setiap hari, berjalan, dan bekerja di kebun sayuran mereka.
Ada beberapa rahasia yang ditemukan di Jepang terhadap pencegahan menua. Yaitu dengan makan segala sesuatu serba sedikit dengan senang hati, tidur lebih awal dan bangun lebih cepat lalu pagi pergi jalan-jalan. Kemudian, selalu mengelola emosi dengan baik.
Dengan konsep hidup ala para Centenarian Jepang kita akan menemukan tujuan hidup. Kita semua butuh alasan untuk apa hidup? Di sini juga di jelaskan bagaimana kesehatan juga berpengaruh pada nilai spiritual.
Kita juga dituntut untuk menemukan arus dalam segala hal yang kita lakukan. Untuk itu kita perlu mengalir dengan cara memahami tujuan hidup, menemukan tantangan dan memahami ketrampilan yang diperlukan.
Selain itu orang Jepang juga memiliki tradisi untuk kebahagiaan dan umur panjang. Mereka selalu berbahagia menyambut hari ulang tahun mereka. Dan merayakannya bersama teman-teman. Meskipun memasuki usia 90 95 tahun.
Di usia yang sudah sangat renta penduduk Ogimi masih sangat aktif bergerak. Bekerja berkebun dan mengunjungi teman-temannya.
Pada akhirnya, ada sepuluh aturan yang temukan pada penduduk Ogimi untuk rahasia panjang umur.
1. Terus aktif, jangan pensiun.
2. Perlahan saja jangan tergesa-gesa.
3. Jangan penuhi perut
4. Kelilingi dirimu dengan orang baik.
5. Bugar untuk ulang tahun yang akan datang.
6. Senyum
7. Berhubungan kembali dengan alam.
8. Bersyukur
9. Hidup pada saat ini.
10. Ikuti ikigaimu.
3. Kekurangan dan kelebihan Buku IKIGAI
Kekurangan buku ini aku hampir tidak menemukan kekurangan. Tapi, aku mulai jenuh membaca pada bab X karena terlalu banyak istilah. Mungkin karena buku ini merupakan buku terjemahan.
Kelebihan buku IKIGAI, penulis menjabarkan apa yang mereka lihat dan temukan di Jepang secara terperinci. Sehingga membuat kita tergugah untuk mengikuti pola hidup yang dianjurkan.
4. Saran
Untuk semuanya sangat dianjurkan untuk membaca buku ini. Agar bisa mengatur pola hidup dan menemukan tujuan hidup. Lalu menemukan kebahagiaan.
Ha, semoga bermanfaat 😉



Ka carong nak Deva heuhh
BalasHapusPrinsip-prinsip Ikigai ini lumayan bagus ya, dan lumayan banyak peminatnya, termasuk di Indonesia. Terima kasih Mbak Deva, sudah berbagi informasi buku keren ini
BalasHapusTerima kasih kembali, Pak Yonal.
Hapus