[Puisi] HUJAN LALU

 



HUJAN LALU


Adalah hujan

yang membangkitkan sejuk

Kala menyapa lembut

Ruas-ruas jemari.


Raga bergetar remuk

Dinginnya

Berkecamuk hingga ke aliran darah

Menyusuri urat nadi


Kelam nan sepi

Meskipun rerintiknya

Berisik mengusik senja.

Namun jiwaku

Mengeja hujan lalu

Yang pernah merima keindahan.


Sementara hati kian diusik

Oleh nestapa Lara

Menjamah hati hingga ke lubuknya

Dengan lelehan luka.


Kini meski dingin

Menginjak sulbi

Namun hati masih terpatri

Pada hujan lalu

Yang pernah menapaki luka.


Bak raut wajah

Masih menyangkal

Antara indah dan Luka.

Hujan lalu

Kini menuai rindu dan murka.


Devarisma,

Sungai Mas, 10 Oktober 2019

Komentar

Postingan Populer