Kenapa Harus Suka Buku

Kenapa harus suka buku? Karena buku mampu menjadi jendela dunia saat tangan tak.bisa menjamahnya.



Dulu, saya sering banget ikut giveaway yang hadiahnya buku di Instagram. Saking senangnya dapat buku gratis, segala persyaratan diikuti sepenuhnya. Demi dapat buku, punya banyak buku. Pernah beberapa kali menang dan membuat saya makin semangat ikut giveaway.

Ah, saya kadang memang terlalu konyol. Demi, demi buku gratis. Pernah, dimarahi petugas pustaka karena tidak keluar padahal sudah tutup. Konyol memang, anak kampung yang tidak pernah lihat buku banyak.

Waktu demi waktu, saya senang membeli buku-buku yang dijual di berbagai marketplace, sosial media, ke Gramedia online bahkan ke penulis langsung. Karena sekarang Abang-abang kurir sudah sampai ke desa saya yang nun jauh dari hiruk pikuk kota.

Apa yang menarik dari buku menurutmu teman? Bagi saya yang paling menarik, buku menyajikan sesuatu yang tak sempat kita jamah dengan tangan, dilihat langsung oleh mata. Bisa jadi karena jarak, atau waktu yang telah merangkak meninggalkan suatu kejadian.

Contohnya, saya penasaran bagaimana Amerika yang sebenarnya yang mayoritas penduduknya non muslim. Saya melahap habis karya Ahmad Fuadi sebuah novel berjudul Muara Rantau. Namun, itu tidak membuat saya puas. Akhirnya, saat melacak isi buku di rak Ipusnas. Saya menemukan sebuah buku, yang menoreh jejak sang Haji Malik Karim Amrullah (HAMKA) yang berjudul ; Empat Bulan di Amerika. 

Judul yang sangat spesifik menceritakan tentang perjalanannya di Amerika selama Empat bulan. Dari Kota Washington, New York, Chicago, San Fransisco, Florida hingga ke Hollywood. Juga tentang agama, sosial,masyarakat, ekonomi, pendidikan dan politik. Dan juga, tidak lupa HAMKA menyelip berbagai pembelajaran di setiap halamannya.

Hei teman, lihatlah bagaimana buku mengajak saya menjelajahi Amerika secara menyeluruh hingga ke gang-gang kecil Negeri Power Of word itu.

Bagi saya membaca buku tidak sekadar untuk menutrisi hati dan otak tapi juga traveling virtual.

Sampai hari ini saya masih menikmati buku sebagai teman duduk yang menyenangkan.


Komentar

Postingan Populer