Berpetualangan ke ke Krueng Sakuy


Setelah penat menjalani rutinitas begitu melelahkan akhirnya tiba juga saat berliburan. Saatnya berlibur entah dengan pergi berliburan ke tempat wisata atau tetap di rumah menikmati hidup tanpa beban kerja just it happy.



Kali ini aku akan menghabiskan weekend dengan berkunjung ke salah satu tempat wisata yang lagi Booming konon katanya sudah masuk ke dalam Breaking News Metro TV. So, tempat itu sudah di buru oleh para pelancong lokal. Menariknya tempat itu berada di kampung halaman penulis sendiri lho wkwkwwk yaitu Sungai Mas. Yuk baca juga :https://chemistry14devarisma.blogspot.com/2019/08/dimana-sih-sungai-mas-itu.html?spref=fb&m=1
Sampan pernah menjadi transportasi umum di Sungai Mas https://chemistry14devarisma.blogspot.com/2019/09/sampan-pernah-menjadi-transportasi-umum.html

Di Sungai Mas memiliki beberapa tempat wisata yang menakjubkan salah satunya inilah dia Krueng sakuy (Red Aceh : Sungai Sakuy), Sakuy itu merupakan sebuah desa yang terletak di  kecamatan Sungai Mas.
Tempat wisata Alami di Sungai Mas https://chemistry14devarisma.blogspot.com/2019/09/tempat-wisata-alami-di-sungai-mas.html

Memang sedikit aneh membincangkan tentang asal usul nama krueng Sakuy, ketika ditanya kenapa di namai Krueng Sakuy padahal letak sungai ini bukan di desa Sakuy melainkan di desa Tanoh Mirah antara perbatasan dengan gampong Gleng. Menurut ketua adat setempat dulu sekitar tahun 1990-an Sakuy itu bukan sebuah desa melainkan sebuah dusun bagian dari gampong Tanoh Mirah. Nah di sepanjang aliran sungai tersebut tempat masyarakat sakuy bercocok tanam sehingga di namailah Krueng Sakuy.

Keindahan Krueng Sakuy biasa saja bagi masyarakat setempat apalagi tanpa di kelola sedemikian rupa sebagai tempat wisata. Namun bagi masyarakat luar kecamatan Sungai Mas krueng Sakuy ini memiliki keindahan alamnya yang eksotis dan menarik untuk dikunjungi.

Pada kesempatan weekend ini aku dan teman-teman akan berpetualangan ke tempat tersebut. Tidak terlalu jauh dari pemukiman warga hanya saja karena tidak memiliki jalan yang bagus. Untuk kesampai ketempat tujuan aku dan teman-teman harus melewati semak belukar, bukit-bukit yang terjal, melewati arung jram dan terakhir melewati tebing yang terjal. That is trip very fantastic and exotic lelah sih tapi nama juga trip and adventure memang sangat mengundang peluh.

Aku dan teman-teman termasuk salah fashion, seharusnya ketempat seperti itu harus dengan pakaian yang ringan mudah gerak tapi aku malah menggunakan rok sopan kurnia di padu tunik panjang dengan alas kaki panses cocoknya ke makan KFC malah digunakan untuk menjamah Alam yang masih sangat liar. Apakabar pansesku akhirnya ku tenteng ditangan hanya menggunakan kaos kaki jalan ku lebih cepat menjajaki bukit-bukit, arung jram kemudian tebing-tebing yang tinggi menuju krueng Sakuy.


Akhirnya lelah dapat terbayar setelag melewati semak belukar, hutan yang meranggas hijau tanpa terjamah tangan usil, air yang bening dan sejuk, ikan-ikan berenang bebas di sepanjang krueng Sakuy, serta kicauan burung bernyanyi bebas di Alam Raya. Sungguh menakjubkan tak terasa bibirku bertutur MashaAllah indah sekali ciptaanmu Tuhan.


Krueng Sakuy ini memang belum di berdaya sedemikian rupa untuk objek wisata. Masyarakat setempat masih meyakini ditempat tersebut bersemanyam sosok aulia Allah, sehingga tokoh adat dan agama desa Tanoh Mirah masih sangat menjaga ke asrian krueng Sakuy ini.


Masyarakat yang Ingin berwisata ke tempat tersebut tidak boleh dengan bukan mahram, tidak boleh perempuan saja harus di temani oleh abang atau keluarga karena ditakutkan terjadi sesuatu yang berbahaya. Walaupun tempat tersebut belum pernah kejadian yang membahayakan nyawa manusia.


Aku dan teman-teman pergi ke krueng Sakuy kali ini hampir 12 itu semua sebenarnya bukan teman melainkan sanak keluarga yang di sudah dikenal oleh masyarakat tanoh mirah. Sehingga perjalanan kami tidak di larang oleh pemuda penjaga jalan lintas krueng Sakuy tersebut. Seandainya kami hanya pergi sesama perempuan tentu tidak akan diizinkan karena tidak ada yang menjaga sampai disana.


Menuju  ke krueng Sakuy tersebut hanya perlu membayar parkir Lima ribu rupiah untuk parkir. Untuk makan atau cemilan setiap pendatang membawanya sendiri karena disana tidak ada orang jualan.

Menurut hemat penulis krueng Sakuy ini memiliki keindahan yang luar biasa yang sangat cocok untuk dikunjungi oleg para pertualangan. Selain itu Cara masyarakat menjaga ke asrian tempat wisata ini perlu di apresiasikan bukan sekedar untuk mencari keuntungan melain juga untuk keselamatan pendatang juga.


Alhamdulillah weekend kali ini saya dan teman-teman dapat mengunjungi salah satu tempat wisata yang menakjubkan ini.Tidak sia-sia jauh-jauh dari Kota pulang lalu menghabiskan liburan dengan berpetualangan ke krueng Sakuy.  Merupakan sebuah pengalaman yang indah dan menantang.


Komentar

Postingan Populer