Sampan pernah menjadi transportasi umum di Sungai Mas
Pada kesempatan ini penulis kembali memutar kamera ke sudut Kabupaten Aceh Barat yaitu kecamatan Sungai Mas beberapa tahun silam. Penulis ingin menceritakan bagaimana transportasi masyarakat Sungai Mas sebelum dibangun jalan yang memadai. Pada masa itu masyarakat Sungai Mas dari zaman ke zaman hanya mengandalkan sampan sebagai transfortasi.
Sampan marupakan transportasi air yang terbuat dari kayu. Biasanya terbuat dari sebatang pohon besar yang dipahat dengan rapi oleh situkang. Sampan itu dibuat dengan sangat rapi dan telaten oleh ahlinya. Alat transportasi ini berbeda dengan betra atau perahu walaupun serumpun, Sampan lebih sederhana dibandingkan perahu.
Sampan juga memiliki muatan tertentu paling sedikit muatannya 5 orang paling besar 20 orang. Bentuknya yang sederhana hanya dikayuh membuat banyak orang bisa menahkodainya. Namun butuh teknik khusus agar dapat mendayung menyeberangi sungai, melawan arus. Selain itu juga butuh keseimbangan dalam menahkodainya.
Pada era tahun 90-an keatas sebelum jalan diaspal di sungai mas, sampan menjadi satu-satunya transfortasi di kecamatan Sungai Mas. Sampan menjadi alternatif transportasi paling memungkinkan saat itu. Hampir sepanjang sungai mas terlihat sampan diikat di dermaga-dermaga sepanjang perairan sungai. Dan juga semua orang yang tinggal disepanjang aliran sungai memiliki sampan untuk mencari ikan disungai atau pergi kekebunnya yang terletak diseberang sungai. Bahkan untuk silaturahmi kekampung tetangga juga menggunakan sampan sebagai alat transportasinya.
Pada tahun 2000 sampan masih sangat mudah ditemukan di Sungai Mas, bahkan dikeluarga penulis sendiri memiliki beberapa sampan yang besar muatannya. Penulis masih ingat betul ketika menemani nenek mencari bayu bakar di seberang sungai.
Semenjak 10 tahun terakhir ini sampan semakin langka ditemukan. Hanya beberapa sampan yang ditemukan di Sungai Mas. Seiring perkembangan zaman masyarakat Sungai Mas sudah lebih memilih sepeda motor untuk transportasi. Hal tersebut didukung oleh fasilitas jalan aspal yang sudah semakin bagus di seluruh Sungai Mas bahkan sampai ke kampung-kampung paling pelosok.
Terima kasih sudah singgah ke blog kami semoga konten kali ini bermanfaat....
#sungaimas
Sampan marupakan transportasi air yang terbuat dari kayu. Biasanya terbuat dari sebatang pohon besar yang dipahat dengan rapi oleh situkang. Sampan itu dibuat dengan sangat rapi dan telaten oleh ahlinya. Alat transportasi ini berbeda dengan betra atau perahu walaupun serumpun, Sampan lebih sederhana dibandingkan perahu.
Sampan juga memiliki muatan tertentu paling sedikit muatannya 5 orang paling besar 20 orang. Bentuknya yang sederhana hanya dikayuh membuat banyak orang bisa menahkodainya. Namun butuh teknik khusus agar dapat mendayung menyeberangi sungai, melawan arus. Selain itu juga butuh keseimbangan dalam menahkodainya.
Pada era tahun 90-an keatas sebelum jalan diaspal di sungai mas, sampan menjadi satu-satunya transfortasi di kecamatan Sungai Mas. Sampan menjadi alternatif transportasi paling memungkinkan saat itu. Hampir sepanjang sungai mas terlihat sampan diikat di dermaga-dermaga sepanjang perairan sungai. Dan juga semua orang yang tinggal disepanjang aliran sungai memiliki sampan untuk mencari ikan disungai atau pergi kekebunnya yang terletak diseberang sungai. Bahkan untuk silaturahmi kekampung tetangga juga menggunakan sampan sebagai alat transportasinya.
Pada tahun 2000 sampan masih sangat mudah ditemukan di Sungai Mas, bahkan dikeluarga penulis sendiri memiliki beberapa sampan yang besar muatannya. Penulis masih ingat betul ketika menemani nenek mencari bayu bakar di seberang sungai.
Semenjak 10 tahun terakhir ini sampan semakin langka ditemukan. Hanya beberapa sampan yang ditemukan di Sungai Mas. Seiring perkembangan zaman masyarakat Sungai Mas sudah lebih memilih sepeda motor untuk transportasi. Hal tersebut didukung oleh fasilitas jalan aspal yang sudah semakin bagus di seluruh Sungai Mas bahkan sampai ke kampung-kampung paling pelosok.
Terima kasih sudah singgah ke blog kami semoga konten kali ini bermanfaat....
#sungaimas



Semangat kk
BalasHapusJadi pengen naik sampan๐
BalasHapusSepertinya menarik ya kalau kita bersampan, apalagi dengan orang2 terkasih kita๐
BalasHapusSampan saat ini lebih sering dipakai kalau mau pre-wedding aja kayanya ya, Kak? ๐๐
BalasHapusup up
BalasHapusWah keren yaa.. bahkan sampai 2000an masih Ada sampan ya.. eksotis deh.
BalasHapusAku belum pernah naik sampan..padahal di sekitar Salatiga ada yang namanya rawa pening lho..danau kecil yang masih banyak sampannya sebagai kendaraan mencari ikan dan eceng gondok..oiya aku di followback ya mba..barusan follow
BalasHapusJadi ngebayangin naik sampan
BalasHapusUp up
BalasHapus