Masyarakat Aceh sangat antusias menghadiri tablig Akbar UAS
Pada kesempatan ini penulis mengajak bercerita bagaimana antusiasnya masyarakat Aceh dalam menghadiri tablig Akbar UAS (Ustadz Abdul Somad). Penceramah yang paling populer saat ini di Indonesia. Sosok penceramah kondang ini telah mengalihkan pandangan masyarakat Indonesia tidak terkecuali masyarakat Aceh.
Sekilas tentang Aceh, Aceh yang di kenal dengan Serambi Mekah, kerajaan Islam pertama di Nusantara yaitu kerajaan Samudera Pasai. Kerajaan Aceh pernah jaya di masa Sultan Iskandar Muda yang membumikan Islam secara kaffah. Di Aceh memiliki ribuan Pesantren yang mengkaji kitab kuning secara terperinci, jika dibandingkan dari 100% generasi Aceh 50% santri selebihnya menempuh pendidikan umum.
Ustadz Abdul Somad mengatakan bahwa beliau ke Aceh bukan untuk ceramah agama tapi untuk silaturahmi, karena di Aceh banyak ulama-ulama hebat. Walaupun Aceh memiliki banyak ulama dan Teungku yang memahami agama tetapi juga sangat mengidolakan Ustadz Abdul Somad. Bahkan, pondok-pondok Besar di Aceh seperti Dayah serambi Aceh, Dayah Darussalam, Dayah Kuta Krueng Dan Dayah Ulee titi juga pernah mengundang Ustazd Abdul Somad untuk ceramah agama.
Ustadz Abdul Somad telah diundang untuk ceramah agama di seluruh Kabupaten di Provinsi Aceh yang berjumlah 23 Kabupaten. Bahkan yang paling takjub satu Kabupaten yang berada diseberang lautan tidak mau ketinggalan mengundang UAS mengisi acara tablig akbar yaitu Kabupaten Simeulu.
Sekilas tentang Aceh, Aceh yang di kenal dengan Serambi Mekah, kerajaan Islam pertama di Nusantara yaitu kerajaan Samudera Pasai. Kerajaan Aceh pernah jaya di masa Sultan Iskandar Muda yang membumikan Islam secara kaffah. Di Aceh memiliki ribuan Pesantren yang mengkaji kitab kuning secara terperinci, jika dibandingkan dari 100% generasi Aceh 50% santri selebihnya menempuh pendidikan umum.
Ustadz Abdul Somad mengatakan bahwa beliau ke Aceh bukan untuk ceramah agama tapi untuk silaturahmi, karena di Aceh banyak ulama-ulama hebat. Walaupun Aceh memiliki banyak ulama dan Teungku yang memahami agama tetapi juga sangat mengidolakan Ustadz Abdul Somad. Bahkan, pondok-pondok Besar di Aceh seperti Dayah serambi Aceh, Dayah Darussalam, Dayah Kuta Krueng Dan Dayah Ulee titi juga pernah mengundang Ustazd Abdul Somad untuk ceramah agama.
Ustadz Abdul Somad telah diundang untuk ceramah agama di seluruh Kabupaten di Provinsi Aceh yang berjumlah 23 Kabupaten. Bahkan yang paling takjub satu Kabupaten yang berada diseberang lautan tidak mau ketinggalan mengundang UAS mengisi acara tablig akbar yaitu Kabupaten Simeulu.
Bagi penulis hal yang paling berkesan selama mengikuti tablig akbar UAS, ketika ulang tahun Bank Aceh Syariah yang ke-45 pada tanggal 18 Agustus 2018. Pada malam itu masyarakat sudah berduyun-duyun dari setiap sudut Kota Banda Aceh, Aceh Besar bahkan dari luar Kota
untuk melihat langsung ceramah Ustadz Abdul Somad. Sepanjang jalan utama Banda Aceh dari Darussalam sampai lapangan Blang Padang macet total. Terlihat antrian panjang sejauh mata memandang di traffic light.
untuk melihat langsung ceramah Ustadz Abdul Somad. Sepanjang jalan utama Banda Aceh dari Darussalam sampai lapangan Blang Padang macet total. Terlihat antrian panjang sejauh mata memandang di traffic light.
Acara tablig akbar tersebut tidak ada tenda yang memayungi jamaah karena dibuat di tanah lapang. Mungkin panitia mengingat setiap tablig akbar Ustadz Abdul Somad di Aceh tidak pernah sedikit yang menghadirinya. Selepas maghrib semua jamaah sudah memadati lapangan Blang Padang, sampai jam 19:45 cuaca masih cerah, semua jamah sudah siap menyimak suguhan ilmu dari sang idola.
Namun ketika direktur Bank Aceh memberi kata sambutan tiba-tiba rerintik hujan menyirami ribuan jamaah. Guyuran rahmat makin deras, kurasa gamis dan hijab sudah cukup basah hingga menempel ke kulit. Namun, meskipun keadaan sudah basah kuyub tersiram butiran hujan tidak ada satupun yang beranjak dari tempat duduk. Masih khidmat mendengar ceramah dari sang Ustadz Abdul Somad dibawah guyuran hujan.
Seperti biasanya ceramah Ustadz Abdul Somad itu berdurasi 60 menit atau 120 menit. Sesekali UAS menanyakan kepada jamaah yang berada dibawah guyuran hujan
" Malam ini Saya ceramah 20 menit saja, boleh ? "
Jamaah langsung memekak riuh "lanjutkan Ustadz kami tidak apa-apa kehujanan ! ". Ustadz tersenyum bahagia melihat antusias masyarakat.
Namun ketika direktur Bank Aceh memberi kata sambutan tiba-tiba rerintik hujan menyirami ribuan jamaah. Guyuran rahmat makin deras, kurasa gamis dan hijab sudah cukup basah hingga menempel ke kulit. Namun, meskipun keadaan sudah basah kuyub tersiram butiran hujan tidak ada satupun yang beranjak dari tempat duduk. Masih khidmat mendengar ceramah dari sang Ustadz Abdul Somad dibawah guyuran hujan.
Seperti biasanya ceramah Ustadz Abdul Somad itu berdurasi 60 menit atau 120 menit. Sesekali UAS menanyakan kepada jamaah yang berada dibawah guyuran hujan
" Malam ini Saya ceramah 20 menit saja, boleh ? "
Jamaah langsung memekak riuh "lanjutkan Ustadz kami tidak apa-apa kehujanan ! ". Ustadz tersenyum bahagia melihat antusias masyarakat.
Aku sangat bersyukur berada ditengah para jamaah tersebut meskipun sesekali ku genggam tangan agar terasa hangat. Hujan tidak berhenti selama penyampaian ceramah oleh Ustadz Abdul Somad. Kulihat para jamaah mencoba menuangkan cemilannya agar bisa diambil plastik. Plastik tersebut di pakai di kepala sebagai pelindung. Para jamaah sangat kompak menggunakan plastik di kepalanya. Saking antusiasnya ibu-ibu yang membawa anak kecil tetap masih bertahan di barisan jamaah walaupun keadaan yang sudah basah kuyup dengan sikecilnya.
Mudah-mudahan para jamaah malam itu memperoleh pahala sebanyak rerintik hujan yang membasahinya.
Barakallah fikum ya syaikhuna Abdul Somad masyarakat Aceh merindukan mu.
#tantangan_1_ODOP
#ODOPBacth7
#onedayonepos
Mudah-mudahan para jamaah malam itu memperoleh pahala sebanyak rerintik hujan yang membasahinya.
Barakallah fikum ya syaikhuna Abdul Somad masyarakat Aceh merindukan mu.
#tantangan_1_ODOP
#ODOPBacth7
#onedayonepos




saya juga pasti semangat, kalau beliau hadir
BalasHapusAku agak bingung dengan kalimat ini mbak:
BalasHapusKulihat para jamaah mencoba menuangkan cemilannya agar bisa diambil plastik.
Apa maksudnya, cemilan dikeluarkan biar plastiknya bisa diambil untuk menutupi kepala gitu ya?
Btw, aku Juga senang dengerin UAS.. bikin ghirah bertambah :)
Keren banget nih warga aceh antusiasme nya
BalasHapusSemangattt
BalasHapusDimanapun keberadaannya Ustadz Abdul Somad selalu jadi pencerah.
BalasHapusJOIN NOW !!!
BalasHapusDan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
BURUAN DAFTAR!
dewa-lotto.name
dewa-lotto.cc
dewa-lotto.vip