Dimana sih Sungai Mas itu ?
Assalamualaikum!
Hai para readers!
pada kesempatan ini, aku sedikit berbagi cerita. Mengenai tempat kelahiranu yaitu Sungai Mas.
Unikkan namanya. Btw, apa yang kalian pikirkan ketika mendengar nama ini. Sekumpulan emas. Airnya yang keemasan. Atau apa?
Beberapa tahun yang lalu aku diterima di sebuah Universitas negeri yang ada di Ibukota Provinsi Aceh yaitu Banda Aceh. Lumayan jauh dari kampung halaman yang terletak diperdalaman Aceh Barat. Tepatnya kecamatan Sungai Mas.
Ya, karena hanya di area Kecamatan Sungai Mas. Sungai tersebut memiliki kandungan mas dalam jumlah yang besar. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pertambangan emas di sepanjang hilir sungai tersebut. Tambang yang ada di sepanjang hilir Sungai Mas bukan milik perusahaan melainkan milik masyarakat.
Beberapa tahun yang lalu aku diterima di sebuah Universitas negeri yang ada di Ibukota Provinsi Aceh yaitu Banda Aceh. Lumayan jauh dari kampung halaman yang terletak diperdalaman Aceh Barat. Tepatnya kecamatan Sungai Mas.
Nah, ceritanya ketika pertama kuliah setiap masuk Dosen. Selalu memperkenalkan diri, dengan bangga aku katakan.
"Saya orang Aceh Barat, dari Kecamatan Sungai Mas 75 Km dari Kota Meulaboh."
(Rame banget yang engga tahu dimana Sungai Mas. Mirisnya, orang Meulaboh sendiri ada yang tidak tahu dimana Sungai Mas itu.)
Dalam hati aku terbesit terisolir kalikah kampung aku.
Ada yang tanya begini
"Eh benaran ada masnya disitu?"
"Va itu mas murni langsung bisa kita ambil di sungainya masuk kebotol"
"Ehhh boleh aku kesana mau ambil 1 gelas."
Macam-macam mereka menafsirkan ketika mendengar nama tempat ku.
Pernah juga dosen menanyakan hingga detail kali tentang kultur masyarakat disana.
**
Pernah sekali juga teman dekat tiba-tiba menghampiri.
"Eh, aku kemarin lihat lihat kampung kamu di TV siaran Indonesia ku. Jauh banget ya!"
Aku senyum aja. Memang iya jauh mau bilang apa coba.
Nah kali ini, aku akan memperkenalkan Kecamatan Sungai Mas ini secara detail kepada para readers sekalian.
Sungai Mas merupakan sebuah kecamatan yang terletak paling ujung di Aceh Barat.Tepatnya di perbatasan Aceh Barat dengan kabupaten Pidie Kecamatan Geumpang.
Pada tahun 90-an Kecamatan Sungai Mas masih bagian dari kecamatan Kaway XIV. Namum, setelah pemekaran tahun 2002. Berdirilah Kecamatan Sungai Mas dengan jumlah 2 mukim yaitu Mukim Tungkop dan Mukim Darul Ihsan dengan total 18 desa.
Kecamatan Sungai Mas memiliki kepadatan penduduk 4,77 jiwa/km2, jumlah penduduknya mencapai 3.627 jiwa dengan luas wilayah 781,75 km2.
Kecamatan kecil ini, terletak dipesisir yang dikenal dengan "krueng woyla" atau Sungai Mas. "Krueng woyla" atau Sungai Mas tersebut bermuara ke Desa Suak Seumeuseh Kecamatan Arongan Lambalek. Melintasi beberapa Kecamatan Woyla yaitu Woyla Timur, Woyla Induk dan Woyla Barat.
Kenapa dikatakan sungai mas?
Bahkan pertambangan emas yang sudah ada sejak masa presiden Soeharto. Pada masa itu pertambangan emas dikelola oleh Mbak Tutut Soeharto, Setelah jatuhnya presiden soeharto pertambangan ini dihentikan.
Hingga saat ini ada sebuah desa dinobat dengan nama Mbak Tutut, yaitu Desa Tutut pusat tambang mas kala itu.Pada tahun 2007 para pengusaha setempat kembali menekuni pertambangan mas tersebut.
. (Sumber gambar dari Junaidiijun )
Dengan berbagai peralatan canggih. Yang dikenal mesin sedot, penyelamnya menggunakan berbagai peralatan selam seperti oksigen kacamata selam, baju selam. Kegiatan tambang emas kala itu sudah sangat maju, pekerja yang dipakek juga penduduk setempat.
Suatu kebanggaan tersendiri, ketika tidak didapatkan satu pemuda pun di Sungai Mas yang menganggur. Walaupun pekerjaan itu berjangka pendek.
Setidaknya sudah membuat para warga sungai lebih berjaya. Dengan adanya tambang emas penduduk setempat bisa berinvestasi kelain usaha karena mereka tahu bahwa tambang emas bersifat sementara.
Penduduk Sungai Mas 80% merupakan petani, selebihnya pedagang dan pegawai pemerintah baik PNS maupun non PNS.
Petani Sungai Mas menekuni sawah dan ladang sebagai kebutuhan pokok. Uniknya, petani sungai mas tidak pernah menjual padi hasil panennya. Hasil panen disimpan untuk kebutuhan sendiri. Karena untuk pemasukan keuangan lainnya mereka memiliki usaha lain.
Selain bercocok tanam padi petani Sungai Mas juga memiliki kebun karet, kelapa sawit, kacang tanah dan pinang. Hampir setiap KK memiliki satu lahan sawit atau karet.
Alhamdulillah, petani Sungai Mas hidup lebih makmur dibandingkan petani lain. Di wilayah Aceh Barat.
Transportasi umum di sungai Mas ada bus L300 yang pulang pergi dari Sungai Mas ke Meulaboh. Selain itu, Sungai Mas terletak dijalan lintas Banda Aceh rute jalan Meulaboh Geumpang sehingga setiap hari, terdapat L300 yang melewati sungai Mas.
Di Sungai Mas memiliki beberapa sekolah TK dan PAUD, 10 Sekolah Dasar (SD), 1 sekolah menengah pertama (SMP), 1 sekolah menengah atas (SMA). Untuk pendidikan agama setiap desa memiliki balai pengajian yang diasuh langsung oleh para asatiz lulusan dari dayah dayah aceh.
Baiklahh cukup sekalian dulu tentang Sungai Mas. Nanti Akan Ada judul akan membahas tentang Sungai Mas lebih detail lagi.
Ayo kesungai mas.


Semangat terus berkarya ibu deva
BalasHapusTerima kasih 😘😘😘
HapusWaaah jadi tau saya hejeje
BalasHapusBantu support donk biar ramee pengunjung blognya hehe
Hapusmantapp
BalasHapusTerima kasih 🤗
HapusWah desanya kaya dong. Banyak mas nya
BalasHapusAlhamdulillah kakak.tapi engga Kaya Kaya juga hehe
HapusWah sepertinya menarik desanya. Semoga suatu saat bisa berkunjung ke Aceh.. Negeri Serambi Mekah.
BalasHapusKami tunggu kedatangan kakak 😍
HapusJOIN NOW !!!
BalasHapusDan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
BURUAN DAFTAR!
dewa-lotto.name
dewa-lotto.cc
dewa-lotto.vip